#AskPopmama: Fakta Menarik tentang Sunscreen, Mama Wajib Pakai!

Amelia Rosary Dewi | 25 June 2021

Popmama.com, media digital multi-platform untuk Mama Millennial di Indonesia, secara reguler mengadakan acara-acara menarik untuk memberi #PositiveImpact bagi Mama Millennial di seluruh Indonesia. Program terbaru persembahan Popmama.com, #AskPopmama, adalah salah satu acara Q&A yang akan dihadiri oleh Tim Redaksi Popmama, influencer, atau pakar untuk membahas suatu isu tertentu. Acara ini diadakan secara khusus buat Mama yang sudah bergabung dengan Popmama Community
 
Pada episode perdana #AskPopmama, Onic Metheany, Editor Popmama.com, mengangkat sebuah topik yang dinilai sangat relevan untuk Mama Millennial, yaitu skincare, dengan mengusung tema: “Pentingnya Sunscreen untuk Mama”. Di acara tersebut, Mama bebas untuk bertanya apapun tentang sunscreen dan skincare lainnya. Di acara tersebut, disebutkan pula beberapa fakta menarik tentang sunscreen. Untuk mengetahui apa saja, keep on scrolling, ya!
 
1. Diaplikasikan hanya bila terkena sinar matahari?
Eits, jangan salah. Produk sunscreen tidak hanya digunakan saat kita hendak pergi keluar rumah pada siang hari saja. Faktanya, kulit kita harus tetap terlindungi walau langit sedang sangat mendung, lho, Ma. Sinar UV akan tetap ada meski matahari tak menampakkan cahayanya. Hal ini secara tak sengaja dapat mempengaruhi perubahan melanin pada kulit kita. “Oleh karenanya, reapply sunscreen itu juga penting. Pakai ulang lagi secara merata, dari wajah hingga leher, minimal setelah tiga jam dari pemakaian awal,” pesan Onic.
 
Nah, mungkin sebagian besar Mama masih beranggapan bahwa semakin mahal produk sunscreen, semakin bagus pula kualitasnya. Nyatanya, produk sunscreen yang murah bukan berarti produk yang abal-abal, kok, Ma. Seiring berkembangnya dunia skincare, banyak dermatologi yang membuktikan bahwa beberapa produk drugstore yang mematok harga miring sudah memiliki kualitas yang cukup baik. Jadi, Mama tak usah khawatir, ya!
 
2. Pahami sunscreen secara lebih baik
Tahukah Mama bahwa sinar UV terbagi ke dalam tiga jenis, yaitu sinar UVA, UVB, dan UVC? Namun, hanya sinar UVA dan UVB saja yang dapat memberikan dampak buruk pada kulit. Sinar UVC tidak bisa menembus dan menyebabkan masalah kulit karena gelombang radiasi sinar UVC dipantulkan kembali oleh ozon bumi. Untuk sinar UVA sendiri akan cenderung menyebabkan masalah kulit yang baru terlihat di kemudian hari, seperti keriput dan penuaan dini. Di sisi lain, dampak buruk sinar UVB akan langsung terasa, seperti sunburn, kulit kusam, dan, untuk jangka lebih panjangnya, risiko kanker kulit! Seram, ya, Ma?
 
Lalu, bagaimana dengan cara kerja sunscreen? Sunscreen melindungi kulit kita dengan dua cara, tergantung dari jenis sunscreen itu sendiri. Pertama, physical sunscreen atau yang lebih dikenal dengan sebutan sunblock. Sunscreen jenis ini bekerja dengan membuat lapisan pelindung pada kulit dan memantulkan sinar UV agar menjauh dari kulit. Kedua, chemical sunscreen atau yang biasa disebut dengan sunscreen. Sunscreen tipe kedua ini mengandung karbon sunscreen yang akan membentuk lapisan pelindung tipis yang menyerap radiasi UV sebelum menembus kulit Mama. 
 
3. Arti SPF pada sunscreen
Pada kemasan sunscreen yang Mama beli, berapakah angka SPF yang tertulis di sana? Tahukah Mama makna dari angka tersebut? Tingkat SPF sejatinya menunjukkan ketahanan sunscreen, lho, Ma. Onic menjelaskan, “SPF adalah satuan yang merepresentasikan seberapa lama sunscreen bisa melindungi kulit kita. Ukurannya, 1 SPF itu sama dengan 10 menit perlindungan dari sinar UVB.” Artinya, sunscreen dengan SPF 15 akan melindungi kulit kita dari UVB selama 150 menit, SPF 30 akan melindungi kulit kita selama 300 menit, dan SPF 50 akan melindungi kulit kita selama 500 menit.
 
Kendati demikian, penggunaan sunscreen harus tetap diulang tiap beberapa jam sekali. Menutup perbincangan sore itu, Onic menyatakan, “Buat Mama semua, jangan lupa untuk menggunakan sunscreen secara rutin. Lakukan reapply minimal tiga jam sekali. Ingat, meski di dalam rumah ataupun wajah tertutup masker, sunscreen tetap perlu digunakan untuk menghindari kerusakan pada kulit. Dengan demikian, wajah akan tetap cerah, terhambat dari tanda-tanda penuaan.”