Balada Si Roy Jadi Komitmen IDN Media untuk Majukan Industri Film Indonesia, Kenali Karakternya Lebih Dekat, Yuk!

Amelia Rosary Dewi | 30 March 2021

Setiap tanggal 30 Maret, masyarakat Indonesia memperingati Hari Film Nasional. Tanggal 30 Maret 1950 merupakan hari pertama pengambilan gambar film Darah dan Doa atau Long March of Siliwangi. Film tersebut merupakan film pertama yang disutradarai oleh orang Indonesia asli, yakni Usmar Ismail. Karenanya, tanggal 30 Maret ditetapkan sebagai Hari Film Nasional.

Sejarah Hari Film Nasional tersebut  juga menjadi pengingat bagi IDN Media untuk terlibat secara aktif dalam pengembangan industri film Indonesia. IDN Pictures, perusahaan film berbasis teknologi yang fokus pada cerita dan data milik IDN Media, menjadi salah satu bentuk komitmen IDN Media untuk membangun kemajuan industri film di Indonesia. Pada 2021, film perdana garapan IDN Pictures yang berjudul Balada Si Roy akan segera tayang. Menjawab antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap film yang diadopsi dari buku karya Gol A Gong ini, yuk, kita kupas masing-masing karakter muda di film tersebut! 

1. Geng RAT (Roy, Andi, Toni)

Roy merupakan sosok yang dianggap sebagai pimpinan Geng RAT. Celana jeans dan atasan flannel merupakan setelan favorit Roy. Ia juga memiliki kebiasaan memainkan korek api. Selalu menulis di setiap kesempatan kecil, dirinya dianggap tekun saat mengerjakan sesuatu. Selain itu, Roy juga dikenal sebagai figur yang ramah, supel, berkarisma, dan mudah dekat dengan orang baru. Ia sering terlihat bersepeda bersama anjingnya, Joe, sambil menyapa orang-orang di sekitarnya. Menurutnya, semua orang adalah teman. Semuanya setara dan tidak ada yang pantas direndahkan.

Roy memiliki dua kawan bernama Andi dan Toni. Anggota Geng RAT yang satu ini memiliki keunikan. Ia selalu terlihat membawa rokok ke mana pun ia pergi, padahal sebenarnya, ia bukanlah seorang perokok. Andi meruakan tipe orang yang tak bisa menahan dan mengolah emosinya. Ada pula Toni, sosok yang secara konsisten mendukung apa pun yang dilakukan Roy dan Andi. Saking loyalnya, ia selalu menyalahkan dirinya sendiri ketika ada masalah yang melibatkan kedua sahabatnya.

2. Geng Borsalino

Geng Borsalino adalah sebuah geng yang beranggotakan Dullah, Iwan, dan Sodik. Geng ini menjadi suatu wujud kekuatan yang dimiliki oleh ketiga pemuda tersebut, terutama Dullah, sebagai pemimpin Geng Borsalino. Dullah, diperankan oleh Bio One, merupakan musuh bebuyutan Roy, peran utama dalam film Balada Si Roy. Ditakuti di Serang, Dullah merasa dirinya mampu melakukan apapun untuk mengokohkan posisinya sebagai seorang penguasa. 

Dullah ditemani dengan dua orang kawannya. Iwan dan Sodik. Iwan adalah tangan kanan Dullah yang selalu mengikuti ke mana Dullah berada. Sifatnya heroik, tak akan membiarkan seorang pun untuk menentang gengnya. Bahkan, ia tak segan mengintimidasi mereka yang berseberangan dengan Dullah dan Borsalino. Sodik ialah anggota Geng Borsalino yang loyal. Ia menirukan apapun yang dilakukan oleh Dullah agar terlihat terpandang. Ia cenderung berlidung di balik nama besar Dullah dan Borsalino untuk mengamankan dirinya sendiri.

3. Para gadis yang terpikat oleh Roy

Karena pesonanya, Roy memang berhasil memikat beberapa perempuan di sekolahnya. Salah satu di antaranya adalah Wiwik. Ia adalah anak UKS yang sudah mengagumi Roy sejak awal Roy masuk ke sekolah barunya di Serang. Bagi Wiwik, ia adalah perempuan yang tepat untuk Roy, tidak seperti orang-orang yang selama ini Roy dekati. Ada pula Dewi, si Tomboy, anak Jakarta yang juga baru pindah ke Serang. Gengsinya yang tinggi membuatnya tak mau terkesan mudah ditaklukkan, terlebih oleh Roy. 

Selain Wiwik dan Dewi, ada juga seorang perempuan yang bernama Ani. Gadis manis nan ramah ini selalu berhasil membuat laki-laki memperebutkannya, tak terkecuali Roy. Kegigihannya untuk mendapatkan apa yang ia mau,adalah salah satu hal yang berhasil membuat Roy mengaguminya. Ya, Ani adalah seorang perempuan yang akhirnya mampu membuat Roy jatuh hati. 

Itulah beberapa karakter dari film perdana Fajar Nugros pasca bergabung dengan IDN Pictures, Balada Si Roy. Melibatkan banyak pihak, penggarapan film perdana IDN Pictures ini dikerjakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Swab-test juga dilakukan berulang kali untuk memastikan kondisi para aktor dan aktrisnya secara berkala. Rencananya, film Balada Si Roy ini akan ditayangkan pada penghujung 2021 mendatang. Nah, bersamaan dengan ini, IDN Media juga ucapkan selamat Hari Film Nasional, ya, sineas Indonesia!