Cerita Pekerjaan Digital Strategist di Masa Pandemi Corona

Amelia Rosary Dewi | 30 April 2020

Pandemi Corona yang saat ini melanda membawa pengaruh pada berbagai sektor, tidak terkecuali pada industri marketing dan periklanan. Akibat adanya keterbatasan dalam menjalankan offline marketing, semakin banyak perusahaan yang kini mengalihkan alokasi budget ke iklan digital.

Dinamika pada industri marketing dan periklanan ini turut dirasakan oleh agensi kreatif berbasis media online, IDN Creative. Petra Anderson, membagikan ceritanya menjalani peran sebagai Digital Strategist Manager IDN Creative di masa pandemi ini.

1. Digital Strategist bertugas memikirkan strategi marketing digital yang tepat

Digital Strategist memiliki peran yang penting dalam membantu berjalannya iklan perusahaan yang menjadi klien agar dapat berjalan maksimal, tak terkecuali di masa pandemi Corona ini. Di tahap awal, biasanya klien akan memberikan instruksi berisi tentang tujuan klien: apa yang akan dilakukan, agenda marketing, key message, dan hasil yang diharapkan. Kemudian, di agensi kreatif seperti IDN Creative, seorang Digital Strategist yang akan memikirkan strategi yang tepat agar klien dapat mencapai tujuannya.
 
2. Pentingnya data dan kreativitas bagi seorang Digital Strategist
 
Menurut Petra, pemasangan iklan digital juga memerlukan perhitungan sehingga ada dua faktor utama yang perlu dikuasai Digital Strategist, yaitu data dan kreativitas. “Data meliputi pengetahuan tentang target audiens klien kita: bagaimana kecenderungannya, apa yang mereka butuhkan, pendekatan seperti apa yang tepat untuk menyampaikan pesan klien ke target audiens. Di lain sisi, sebagai pelaku media, kreativitas dalam storytelling juga dibutuhkan untuk menemukan cara penyampaian yang tepat dan menarik agar dapat dimengerti dengan mudah oleh audiens,” jelasnya. Di situasi pandemi Corona ini, bentuk-bentuk placement digital seperti web seminar, artikel, dan media sosial semakin banyak digunakan.
 

 

 
3. Tantangan menerjemahkan kebutuhan klien
 
Dalam menghadapi kebutuhan marketing atau iklan dari klien, tentu ada beberapa tantangan dalam eksekusinya. “Mulai dari kurangnya kejelasan tentang tujuan campaign, budget-nya bagaimana, atau kurangnya pemahaman mengenai ekosistem digital, dan banyak hal lain, sih. Nah, untuk mengatasi hal-hal seperti ini, buat aku, komunikasi adalah jalan keluar terbaik,” jelas Petra.
 
Petra menambahkan, di tengah pandemi Corona ini pun banyak klien yang ingin "ride the moment". Klien ingin menyampaikan objective brand mereka secara relevan dengan situasi saat ini. “Ini tantangan tersendiri. IDN Creative harus putar otak agar campaign yang akan disampaikan relevan dengan brand promise―nilai atau image yang diterima oleh audiens mengenai suatu brand tertentu. Ide yang menarik dan fresh mengenai COVID-19 juga penting agar audiens tak bosan dengan informasi yang itu-itu saja,” jelasnya.
 
4. Pesan untuk yang tertarik bekerja sebagai Digital Strategist
 
Agar tidak kaget menghadapi tantangan-tantangan sebagai seorang Digital Strategist, Petra pun memberikan tip bagi siapapun yang tertarik menggeluti bidang ini. “Hal yang perlu diasah lebih dalam adalah pengetahuan di ekosistem digital, perilaku konsumen, pemecahan masalah, design thinking, basic strategy thinking, bagaimana caranya menciptakan sebuah kampanye, dan kemampuan storytelling,” Petra mengungkapkan.
 
Dan ketika tengah dihadapkan pada situasi seperti pandemi ini, butuh trik tersendiri juga mengingat hampir setiap klien atau brand ingin membangun komunikasi dengan audiensnya menggunakan isu tersebut. “Harus pintar-pintar bikin pesan komunikasi yang tak membosankan. Cari referensi dari luar atau survey ke representasi audiens dengan membuat form atau IG survey,” ujar Petra.