Cerita Timmy Baru: Asah Kemampuan jadi Bentuk Syukur atas Pekerjaan Baru di Tengah Pandemik

Amelia Rosary Dewi | 17 March 2021

Pada bulan Februari 2021, IDN Media kembali menyambut kehadiran beberapa Timmy baru . Dalam rangka mengapresiasi kedatangan mereka sebagai anggota keluarga baru, IDN Media memberi kesempatan bagi Timmy batch Februari 2021 ini untuk menyampaikan pengalaman dan kesan mereka setelah bekerja selama kurang lebih 1 bulan di IDN Media. Wah, seperti apa, ya?

1. Proses hiring di IDN Media

Selain wawancara, pre-test dan study case merupakan beberapa langkah krusial lain yang harus dilewati oleh seorang kandidat yang hendak menjadi bagian dari IDN Media. Rahma Guntari sebagai Senior Business Development menanggapi hal tersebut dan berkata, “Pre-test IDN Media menggunakan pendekatan yang lebih personal. Rangkaian pertanyaannya menggali nilai kandidat sebagai seorang individu. Di sisi lain, fase study case lebih bersifat teknis. IDN Media berusaha mencari tahu apakah kandidat memang benar-benar berpengalaman dan memiliki kapabilitas di suatu bidang tertentu secara lebih praktikal.”

Henry Brown, Senior Event Manager, menanggapi hal tersebut dan bercerita, “Sebagai Senior Event Manager, saya diminta untuk membuat konsep event online: mulai dari brief klien, membuat konsep, strategi, dan konten dari event tersebut. Saat itu, saya mengusulkan topik dan pembicara yang menarik bagi audiens IDN Media. Selain itu, saya juga diminta untuk membuat perancangan budget yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan event tersebut. Study case ini memang benar-benar mengukur kemampuan kita karena pada dasarnya, study case adalah simulasi dari hal-hal yang akan kita temukan di pekerjaan nantinya.”

2. Asah pengalaman dan kemampuan di IDN Media

Mengambil keputusan untuk memulai bekerja di tempat baru di tengah masa pandemik merupakan suatu langkah yang berani. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang didapatkan, Rahma berharap dapat memberikan kontribusi yang baik di IDN Media. “Harapannya, saya bisa mendapat kepercayaan untuk berkarya dan berkontribusi bagi perusahaan dengan terus mengasah pengalaman dan kemampuan yang telah saya miliki. Kemudian, tak hanya fokus pada pekerjaan saja, namun saya juga ingin bermanfaat bagi sesama Timmy dan, khususnya, tim saya sendiri.”

Melanjutkan poin yang telah disampaikan oleh Rahma, Ulinnuha Nabilah sebagai Product Associate di IDN Media, menambahkan, “Dengan mengembangkan diri dan pengetahuan saya secara proaktif, artinya saya tak hanya berkontribusi untuk perusahaan, tapi juga ikut berkembang„Ö°sejalan dengan kesuksesan perusahaan nantinya. Karena saya berada dalam lingkup produk, saya ingin mempertajam kemampuan saya pada bidang analytical thinking, business acumen, dan product vision. Dengan pemahaman yang lebih baik di ketiga hal tersebut, saya optimis produk IDN Media pun akan menjadi lebih baik.”

3. Terus perkuat kemampuan dan belajar hal baru 

Tama Yudha Wiguna, Reporter Hyperlocal Lampung, menyatakan bahwa generasi millennial dan z sekarang ini menginginkan suasana kerja yang nyaman dan sehat. Bukan hanya tentang fasilitas, namun juga tentang tim yang saling menghargai. “Kita memerlukan tim yang apresiatif dan suportif agar inovasi dan ide-ide kreatif dapat terus mengalir. Kantor bukan sekedar tempat bekerja, tapi juga ruang ide kreatif. Oleh karena itu, IDN Media hadir untuk memenuhi kebutuhan para generasi millennial dan z di masa sekarang,” ucapnya.

Merasa bersyukur atas pekerjaan baru yang baru saja ia terima, Tama menyampaikan ucapan penyemangat buat mereka yang sedang berjuang untuk mencari pekerjaan di masa yang penuh ketidakpastian ini. “Tetap fokus pada tujuan hidup, jangan pernah berhenti belajar, dan jangan menyerah pada keadaan. Belajarlah dari kesalahan, keluar dari zona nyaman untuk mencoba hal baru. Tebarkan pula kebaikan dan aura positif, kemudian sertai dengan doa. Semoga semesta merestui langkah kita,” katanya menyemangati. 

Dior Octrianto Pamungkas, Creative Video Associate Yummy, menambahkan, “Perkuat kemampuan yang kita punya, fokus dengan apa yang kita kuasai. Selain itu, milikilah kemauan untuk belajar hal-hal baru, aware dengan apa yang dibutuhkan oleh industri di masa digital seperti ini. Kalau kita mempunyai satu kemampuan yang kuat, pasti kita akan dicari oleh user dan dapat kesempatan bekerja lebih cepat. Itu yang saya yakini.”