Cerita Timmy Baru: Bergabung di IDN Media Saat Masa Pandemik

Amelia Rosary Dewi | 7 August 2020

Di tengah masa pandemik, IDN Media tetap membuka pintu bagi mereka yang ingin berkarier di perusahaan media berusia 6 tahun itu. Pada kesempatan kali ini, kita akan kembali berbincang dengan beberapa Timmy (sebutan buat karyawan IDN Media) baru IDN Media. Mereka akan membagikan bagaimana pengalaman mereka bergabung di IDN Media: mulai dari proses rekrutmen hingga saat telah bekerja.
 
1. Tahu IDN Media dari...
Sebagai perusahaan media yang masih terbilang baru, IDN Media tak jarang mengeluarkan kampanye-kampanye sederhana yang bertujuan untuk menambah awareness masyarakat tentang IDN Media. Panji Samodro, Account Manager IDN Creator Network, menyatakan, “Saat anniversary IDN Media, saya kebagian koran IDN Times. Headline di sampulnya menarik, ada drafting Proklamasi Indonesia, tapi pakai e-mail, bahasanya juga gaul. Anak muda banget!”
 
Semenjak itu, Panji pun menjadi kian familiar dengan eksistensi IDN Media. Hal tersebut diamini pula oleh Nabil Syaqizh, Digital Strategy Associate IDN Creator Network, “Saya jadi berpikir, koran bisa juga dibikin gini, ya. Eye-catching, tapi isinya tidak ‘receh’ juga.” Berangkat dari alasan itulah, Panji dan Nabil percaya bahwa IDN Media dapat menjadi tempat kerja yang tepat bagi mereka untuk bertumbuh, tak hanya secara profesional, namun juga personal.
 

 

 
2. Tempat bagi generasi millennial dan z
Dari sekian banyak media online yang sedang berkembang di Indonesia, IDN Media menjadi tempat yang mereka pilih untuk melanjutkan karier mereka. Safira Fatichaturrachma, Account Manager IDN Times, menyampaikan alasannya.
 
“Bonus demografi kemungkinan besar akan terjadi 10 tahunan lagi. Saat ini IDN Media, ‘kan, sudah jadi wadah, jadi penyokong bagi generasi millennial dan z di Indonesia untuk berkarya, jadi saya secara personal percaya IDN Media mampu bantu saya sebagai millennial untuk maju,” katanya. Mengundang keterlibatan generasi millennial dan z untuk membuktikan kepiawaian mereka dalam dunia profesional, workforce IDN Media pun didominasi oleh generasi muda tersebut. Hal itu merupakan upaya IDN Media untuk turut memberi kontribusi positif bagi Indonesia.
 
Pasalnya, ketersediaan sumber daya manusia usia produktif yang melimpah pun harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan, termasuk kaitannya dalam menghadapi keterbukaan pasar tenaga kerja. "Dengan demikian, Indonesia dapat memetik manfaat maksimal dari bonus demografi tersebut," Mayasari Sitinjak selaku Business Development Controller meyimpulkan.
 

 

 
3. Perekrutan di IDN Media
Batch new Timmy kali ini bisa dibilang istimewa, mengingat proses rekrutmen yang mereka jalani terjadi saat Indonesia sedang melaksanakan kebijakan PSBB. "Hampir semua kantor di Jakarta tutup. Para Timmy baru pun harus menjalankan proses rekrutmen melalui telepon," ungkap Dika Dzulqadhono, Senior Account Manager IDN Times.
 
Sarah Rizkina, Account Manager IDN Pictures bercerita, "Setelah lolos administrasi, wawancara awal dengan HR, sih, pertanyaannya cukup standar. Baru setelah lanjut dengan William Utomo (Founder dan COO IDN Media) melalui video call, pertanyaan-pertanyaannya sudah sangat pragmatis."

Tak berhenti di situ, proses rekrutmen masih dilanjutkan dengan sebuah study case. “Ini lumayan challenging. Saat itu saya berpikir, study case ini bisa dibilang sebagai simulasi pekerjaan yang benar-benar akan kami kerjakan bila memang diterima di IDN Media: budgeting, brainstorming, concepting," timpal Farah Dhiya, Account Manager IDN Pictures.
 
Menjadi AM, bagi Farah, tak hanya memerlukan kemampuan untuk berjualan saja. Apabila klien meminta saran, AM juga yang dituntut untuk menjadi kritis dan kreatif, tak bisa asal lempar brief pada tim kreatif sebagai pihak yang akan mengeksekusi permintaan dari klien.
 

 

 
4. Ingin improvisasi diri di IDN Media
Bergabung dengan IDN Media bukan suatu keputusan yang diambil tanpa sederet pertimbangan. Selain karena fokus pada generasi millennial dan z sebagai target utamanya, IDN Media juga dianggap sebagai workplace yang ramah untuk belajar dan mengembangkan karier.
 
Digital marketing, rupanya, adalah salah satu hal yang paling banyak diminati oleh para Timmy baru ini. Salah satu dari mereka, Teofilus Natanael selaku Account Manager IDN Times, menyebutkan, “Dulu saya bekerja di media cetak, jadi belum begitu familiar dengan hal tersebut."
 
Ia mengimbuhkan, "Karena IDN Media merupakan media digital, digital marketing adalah hal utama yang harus saya pelajari di sini. Selain itu, saya juga sangat ingin menambah networking, mempertajam kemampuan untuk brainstorm kreativitas juga.”
 
Apapun latar belakang atau pun cita-citamu ke depannya, selamat bergabung dengan IDN Media, ya. Let's make a brighter future for Indonesia!