Ini Tips Jitu Cari Kerja Menurut HRD IDN Media

Amelia Rosary Dewi | 7 September 2020

Pada episode ke-4 Flight Mode, sebuah seri Instagram TV (IG TV) dari Popbela.com yang hadir setiap malam Minggu, topik mengenai karier diusung. Dengan mengundang Shofia Anugraha dan Merina Anindita selaku Talent Acquisition di IDN Media, kita berbincang mengenai “Tips Melamar dan Bedah CV”. 

Bagi kalian yang hendak mendaftar kerja, berikut adalah tips-tips yang harus diperhatikan sebelum mengirim CV atau Curriculum Vitae ke perusahaan idaman kalian versi Flight Mode. Semoga menginspirasi, ya!

 

1. Perhatikan berkas-berkas yang akan kita kirimkan ke recruiter

Sebagai langkah pertama dalam proses perekrutan, mengirimkan berkas lamaran melalui e-mail menjadi salah satu hal yang harus sangat diperhatikan. Ada "Body e-mail harus selalu ada. Bisa diisi dengan application letter yang menjelaskan tujuan kandidat secara singkat," kata Shofia membuka perbincangan sore itu.

Selanjutnya, ada beberapa detail dari isi CV harus kita amati secara seksama sebelum dikirimkan. Bagian foto pelamar harus menggunakan foto diri yang formal, bukan santai. Pemilihan font yang tepat seperti Arial, Times New Roman, atau Helvetica juga harus diperhatikan. “Tampilan CV yang rapi dapat mempermudah recruiter untuk memahami isi CV,” kata Merina.

Pada bagian pengalaman di dalam CV, kandidat perlu mencantumkan pengalaman kerja secara terperinci, seperti posisi, divisi, maupun jobdesk. “Di sisi lain, bagian pendidikan tidak harus panjang-panjang,” pungkas Merina lagi. 

2. Pengalaman merupakan unsur terpenting

Ketika melamar pekerjaan, pengalaman merupakan hal pertama di CV yang akan dilirik oleh recruiter. Lalu, bagaimana dengan fresh graduates yang belum memiliki pengalaman kerja secara profesional?

Ternyata, untuk roles yang bisa diisi oleh fresh graduates, recruiter akan melihat pengalaman magang dan organisasi para kandidat, lho. Bila tidak memiliki pengalaman sama sekali, recruiter akan mempertimbangkan relevansi jurusan kuliah dengan role yang dilamar.

Shofia menerangkan, "Di sisi lain, untuk mereka yang telah memiliki pengalaman, durasi kerja seorang kandidat di suatu perusahaan juga akan menjadi salah satu hal yang sangat diperhitungkan. Hal ini menunjukkan loyalitas kandidat pada perusahaan."

3. Beberapa hal yang dinilai recruiter saat wawancara kerja

Ketika sudah sampai pada tahapan wawancara, Shofia dan Merina menyatakan 3 hal yang harus diperhatikan oleh seorang kandidat karena dinilai dapat memengaruhi hasil akhir dari proses rekrutmen tersebut

Punctuality adalah parameter pertama yang digunakan oleh recruiter untuk menilai kesiapan kandidat dalam melaksanakan wawancara kerja. Selain menunjukkan kesiapan, datang tepat waktu juga dapat memperlihatkan tanggung jawab kandidat," ujar Merina.

Poin kedua adalah pemahaman kandidat tentang bidang pekerjaan yang sedang dilamar. “Bila telah berada di tahapan interview, seharusnya kandidat sudah memahami betul peran atau tugas yang akan mereka emban. Hal ini menunjukkan keseriusan kandidat terhadap pekerjaan yang sedang mereka lamar. Memang harus ada riset kecil-kecilan sebelum melaksanakan wawancara,” lanjut Merina.

“Ketiga, body language. Saat berhadapan dengan recruiter, sikap kita pun akan sangat dinilai karena hal tersebut merupakan suatu wujud dari profesionalitas. Bagaimana kita berkomunikasi, menjelaskan pengalaman, dan memecahkan masalah. Bahkan, arah pandangan ke recruiter juga dinilai karena hal ini menggambarkan kepercayaan diri kandidat,” Shofia mengimbuhkan.

Gimana? Sudah cukup terinspirasi? Jangan lupa saksikan episode-episode Flight Mode yang selanjutnya agar semakin terinspirasi, ya!