Meet Timmy of the Month: Berikan Lebih dari yang Diharapkan

Amelia Rosary Dewi | 31 March 2020

Sudah tiba di penghujung bulan Maret, kini tiba saatnya untuk mengumumkan Timmy of the Month kedua setelah Michael Richard―Digital Fashion Editor Popbela.com. Ia adalah Nurul Annisa Octavianti (Nunu), Chef handal Yummy yang selalu berani mengemukakan ide-idenya. Di sisi lain, ia juga dengan senang hati membantu kepentingan timnya agar mereka dapat berkembang bersama demi membuat Yummy menjadi lebih baik. Wah, Nunu benar-benar merealisasikan Timmyness nomor 7, nih, guys: "Assisting others in the group with their work for the benefit of the group”.

1. Boleh di-share tentang role Nunu di IDN Media?

Sama seperti creative chef lain, tugas aku adalah membuat resep buat video native Yummy. Dulu di Surabaya, kami buat resep at least 11 setiap minggu, jadi sebulan kami harus buat resep, belanja bahan masakan, masak, dan shoot sekaligus. Lalu videographer harus produksi output video minimal 44. 

Sekarang di Jakarta, aku handle brand yang tap-in ke Yummy, jadi aku juga ikut bantu komunikasi dengan tim sales untuk brief dan bantu mengatur timeline teman-teman untuk produksi video setiap brand yang masuk ke Yummy.

2. Mengapa Nunu senang jadi Chef Yummy?

Karena aku bisa membuat resep sesuai yang aku mau, ya, walaupun sekarang sudah tergantung brief client, sih. Nah, tapi intinya hal ini tetap bisa buat aku belajar banyak hal baru, seperti fotografi, videografi, editing, berkomunikasi dengan clients, dan banyak hal lain diluar dunia culinary. Apalagi kerja di Yummy terasa santai banget―kayak melakukan hobi untuk bekerja.

3. Guideline yang selalu Nunu pegang sehari-hari? 

Hmm, do what you have to do. Just give out your best shot

4. Bagaimana biasanya saat mengkomunikasikan suatu masalah dengan Timmy lain (baik dari satu departemen atau cross departemen)? 

Aku selalu berusaha sopan, tapi sering juga ngegas saking to the point-nya. Buat aku, kalau  memang harus tegas, ya tegas. Orang-orang yang sudah paham aku pasti tahu, bahkan beberapa Timmy yang dekat sama aku pun mengerti. Dengan menyampaikan apa yang ada di pikiran aku langsung, aku juga berharap orang-orang akan seperti itu ke aku: tidak perlu sungkan dan malu kalau aku buat kesalahan atau melewatkan informasi dari departemen lain yang sebenarnya harus aku komunikasikan ke tim produksiku. 

5. Mengapa kamu bersyukur bisa jadi bagian dari IDN Media? 

Karena aku bisa kerja bareng anak-anak muda seumuranku. Soalnya, kalau di kitchen, aku selalu yang paling muda, jadi sungkan untuk negur bawahan yang usianya malah jauh lebih tua daripada aku, bapak-bapak usia 40-an, misalnya.

Ya, intinya, I am grateful that I am parf of digital company yang bisa sangat mudah beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang begitu cepat terjadi. Flow-nya cepet, tapi fleksibel.

6. Agar jadi berguna buat Timmy lain di kantor, apa yang biasanya Nunu lakukan buat bantuin mereka ketika mereka ada masalah atau perlu bantuan? 

Aku bantu sesuai kapasitasku: apa yang bisa aku bantu, aku bantu semampuku. Ikut kepanitiaan acara 17 Agustusan di kantor, bantu tim event siapkan makanan untuk sampling content day, bantu videografer angkut-angkut lighting, bantu OB bersihin saluran air yang mampet. Intinya, aku selalu bantu apapun yang bisa aku bantu. Kalau kata Eyang aku, help others while you can.  

 

7. Apa mimpi Nunu ke depannya?

Aku ingin Yummy punya program seperti yang di Netflix, tapi versi indonesia. I want to travel around Indonesia to highlight all the culinary heritage in every city.

8. Secara teknis, mungkin bisa di-share tips supaya bisa jadi seorang chef handal ala Nunu?

Kalo bisa dibilang, aku bukan chef (as professional) rasanya masih jauh tingkatan nya kalau mau dibilang chef, tapi suka sebel kalo ada yang nanya chef beneran emangnya? Hehehe...

Yang jelas, aku selalu bekerja sebaik yang aku bisa dan selalu belajar untuk hal-hal baru yang belum aku tau, apalagi aku gak punya pendidikan formal di bidang culinary, jadi aku harus terus cari pengetahuan yang lebih dalam soal culinary dan bidang-bidang lain yang sekarang relate sama pekerjaanku. Aku jadi banyak baca soal industri kreatif, video, dan tentu soal dunia culinary

9. Tips WFH di tengah COVID-19 agar profesionalitas tetap terjaga? 

Tetap bangun pagi seperti biasa, main sepeda sebentar sebelum mandi agar tetep bugar, dan laukan meeting reguler tiap pagi dengan tim. Setelah itu, lanjut mengerjakan pekerjaan lain, ya, bedanya cuma terletak di lokasi kita bekerja, kok. Hal terakhir yang perlu diingat, jangan buka Netflix di jam kerja, bahaya banget, malah nggak kerja nanti! Hahaha... 

10. Gimana caranya supaya tetap happy di tengah-tengah kesibukan di kantor versi Nunu? 

Olahraga, sih. Walaupun aku gendut, aku selalu menyempatkan waktu untuk olahraga―mungkin karena aku mantan atlet, jadi sudah kebiasaan. Olahraga bisa mengalihkan stress kita, loh. Selain itu, aku selalu jalan-jalan untuk pergi jajan. Hehehe, tapi harus sambil ngobrol dengan yang jual karena kadang, selain belajar banyak soal makanannya, ada banyak juga pelajaran hidup yang bisa aku ambil dari mereka. 

Senang membantu orang-orang yang ada di sekitarnya, Nunu dikenal sebagai sosok yang supel dan ceria. Ia selalu memberikan lebih dari yang diharapkan, guys! Wah, selamat karena telah terpilih jadi Timmy of the Month, ya, Nunu!

Timmy of the Month adalah sebuah token apresiasi untuk para Timmy yang dapat menerapkan Timmyness secara total, mengambil langkah ekstra dalam melakukan pekerjaan mereka, serta menyebarkan kebaikan ke setiap individu di sekitarnya (ya, it's all about positive vibe), dan memiliki standar integritas yang sangat tinggi.