Pentingnya Mengapresiasi Perempuan, Ini Cerita dari Timmy Laki-Laki IDN Media

Amelia Rosary Dewi | 21 April 2021

Menjalani peran sebagai seorang istri sekaligus ibu bukanlah hal yang mudah. Terlebih dengan budaya patriarki yang masih banyak ditemukan di tengah masyarakat kita. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, beberapa Timmy laki-laki di IDN Media membagikan pengalamannya mengenai pentingnya memberi apresiasi pada perempuan di tengah peran ganda yang mereka emban, khususnya dalam keluarga.

Peran istri dalam mendidik anak sangatlah mendasar dan krusial. Oleh karenanya, Arifin Al Alamudi, Editor IDN Times Sumatra Utara, menegaskan, “Bukan masalah mengapa perempuan patut diapresiasi, ya, soalnya memang tak ada alasan. Mereka adalah manusia yang sudah seharusnya diapresiasi. Titik. Bagaimana? Dalam case saya sebagai seorang suami, saya beri istri saya me time, space untuk diri mereka sendiri. Hal ini begitu penting dan mendasar, tapi tak banyak suami yang mengaplikasikannya.”

Melanjutkan ungkapan Arifin, Reza Febrian, Graphic Designer IDN Creative, juga menambahkan beberapa poin sederhana yang dapat diterapkan untuk mengapresiasi istri mereka. “Ajarkan pada anak mengapa mereka harus menghargai orang tuanya, terutama ibu. Tunjukkan rasa apresiasi dan rasa sayang itu melalui ungkapan, pelukan. Lakukan itu setidak-tidaknya di penghujung hari, sesaat sebelum tidur. Hal ini sederhana, tapi belum banyak yang sadar bahwa hal sesederhana ini juga harus diajarkan secara eksplisit,” ujar Reza.

Laki-laki dan perempuan adalah sinergi yang saling membutuhkan. Ridwan Hariri, Campaign Associate IDN Creative, menyatakan, “Itu udah jelas tertera di dalam Al-Quran: ‘Sesungguhnya, Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Harus seimbang. Perempuan hargai laki-laki, begitu juga dengan laki-laki yang harus dihargai perempuan." 

Hari Kartini bukan sekadar sesuatu yang bersifat seremonial, di mana upacara diselenggarakan, lagu ”Ibu Kita Kartini” dikumandangkan, dan kompetisi masak atau kecantikan diadakan. Tak ada hal yang salah dengan hal-hal tersebut, tapi Hari Kartini punya makna yang lebih mendalam. Dari apa yang ketiga Timmy laki-laki di atas ungkapkan, Hari Kartini seharusnya menjadi momentum yang mengingatkan kita akan pentingnya hal-hal kecil yang perlu kita lakukan untuk menyampaikan apresiasi kita kepada perempuan. Selamat Hari Kartini, perempuan-perempuan Indonesia!