Rayakan Hari Kartini, Ini Cerita dan Pesan Menaker Indonesia

Amelia Rosary Dewi | 21 April 2020

Pada 20 April 2020, Ngobrol Asik, sebuah talkshow yang diinisiasi oleh IDN Times dengan mengundang narasumber ternama dan mengangkat isu seru, kembali diadakan. Sekaligus menyambut Hari Kartini pada tanggal 21 April 2020, Ngobrol Asik kali ini mengundang Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, Ida Fauziyah. Melalui livestream di akun resmi Instagram dan YouTube IDN Times, ia menjawab pertanyaan IDN Times mengenai Siapa Kartini di Era Pandemi Virus Corona. 

Sebagai host, Pemimpin Redaksi IDN Times, Uni Lubis, memulai acara Ngobrol Asik dengan sebuah diskusi terkait Kartu Pra Kerja, yang kemudian dilanjutkan dengan pembicaraan mengenai tantangan yang dihadapi oleh perempuan. "Tantangan perempuan era Kartini dan era sekarang memang berbeda, sangat berbeda. Namun, tetap ada relevansinya. Kartini mendobrak kebiasaan budaya patriarki, sekarang kita mengembalikan semangat Kartini dengan memperjuangkan hak konstitusi dan regulasi," ungkap Ida. 

Kehidupan sosial masyarakat memang sudah mulai memberi ruang untuk ekspresikan potensi perempuan, namun tentu ada 1 dan 2 hal yang masih perlu perempuan perjuangkan. "Persentase keberadaan perempuan di DPR naik—yang tadinya 18,5% kini menjadi 20,5%. Namun, perlu diingat bahwa angka ideal minimalnya adalah 30%, untuk itulah kita harus berjuang terus. Saya optimis hal ini bisa tercapai dalam periode 2024-2029 nanti," jelasnya. 

Ida berharap bahwa partai politik tak hanya memenuhi ketentuan 30% itu sebagai kewajiban, namun lebih sebagai validasi bahwa perempuan memang bisa diandalkan secara profesional, terutama dalam hal komunikasi. "Saya yakin partai politik memang memerlukan perempuan. Mengapa? Karena mereka bisa berkomunikasi dengan konstituen-konstituen partai secara lebih baik, lho. Lebih baik dari, maaf, laki-laki," kata Menteri Ketenagakerjaan Indonesia yang kemudian disambut oleh tawa Uni Lubis. 

Sebagai penutup, host Ngobrol Asik IDN Times melemparkan pertanyaan yang masih terkait dengan tema besar perbincangan kita kemarin: Siapa Kartini di Era Pandemi Virus Corona menurut Ida Fauziyah.  "Bagi saya, Kartini di masa ini adalah perempuan yang menjadi guru sekaligus juru masak bagi anak-anaknya, mereka yang menjadi garda terdepan pelayanan di RS, juga perempuan yang menginisiasi penggalangan donasi dari masyarakat," tandasnya.

Ya, Kartini 2020 adalah perempuan yang penuh semangat dan optimisme, perempuan yang mengambil ini tak hanya sebagai pujian, namun juga sebagai ladang untuk terus berbuat kebaikan dan berjuang demi kesetaraan yang ideal. 

Selamat hari Kartini, Kartini-Kartini era 2020!