Sambut Tahun Baru, CEO IDN Media Sampaikan 3 Objektif IDN Media di 2021

Amelia Rosary Dewi | 15 January 2021

Pada 13 Januari 2021 lalu, IDN Media mengadakan Town Hall virtual yang dihadiri oleh seluruh Timmy (sebutan bagi mereka yang bekerja di IDN Media). Pada kesempatan tersebut, Winston Utomo, CEO IDN Media, menyatakan bahwa tahun 2021 akan menjadi titik balik bagi IDN Media.
 
“Pada 2021 ini, IDN Media memiliki tiga objektif utama yang harus dicapai. Enam tahun yang telah kita lewati akan mengantarkan kita pada tahun-tahun yang lebih baik ke depannya,” tegas Winston. Lalu, apa saja, ya, ketiga objektif itu?
 
1. Menjadi one-stop media platform
Selaras dengan model bisnisnya yang semakin berkembang, IDN Media tak hanya ingin menjadi sebuah media company. Lebih dari itu, IDN Media kini tengah berupaya untuk menjadi sebuah one-stop media platform. “Untuk mengimplementasikannya, kita akan mengekspansi kehadiran hyperlocals karena hyperlocals adalah kunci fundamental untuk memenangkan Indonesia,” ujar Winston.
 
Selain itu, Winston juga menyampaikan rencananya untuk terus melengkapi ekosistem bisnis IDN Media di tahun 2021 ini. Sebelumnya, di tahun 2020, IDN Media sendiri telah meluncurkan beberapa unit bisnis baru seperti IDN Programmatic OOH, IDN App, dan IDN Pictures yang kini sedang dalam proses penggarapann film perdananya, Balada Si Roy.
 
2. Menjadi perusahaan dengan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan
Saat ini, IDN Media masih menjadikan advertising sebagai model bisnis utamanya. Karena itu, untuk dapat memastikan pertumbuhan perusahaan yang sehat dan berkelanjutan, IDN Media berkomitmen untuk menjadi marketing platform yang terbaik untuk para partner. Inovasi dan transparansi pun menjadi salah satu kunci untuk mewujudkannya. Winston mengungkapkan, “IDN Media ingin menciptakan sebuah ads platform terintegrasi agar partner bisa mengukur performa campaign dan mendapatkan data analytics secara transparan.”
 
Selain itu, Winston menyebutkan bahwa memiliki revenue stream non-advertising juga dapat memengaruhi keberlanjutan bisnis IDN Media. Katanya, “Selain revenue stream advertising, lalu revenue stream yang seperti apa lagi? IDN Pictures adalah contohnya. Ini juga ada kaitannya dengan poin yang pertama, yaitu untuk melengkapi eksosistem bisnis IDN Media sendiri. Kemudian, menerapkan conservative cost structure juga penting. Kita harus pandai-pandai monitoring cost. Itu yang pasti.”
 
3. Menjadi perusahaan dengan budaya kerja yang positif
“IDN Media secara sungguh-sungguh ingin menjadi sebuah perusahaan dengan budaya pekerjaan yang positif. Users, partners bukanlah satu-satunya konsumen IDN Media. Timmy juga merupakan konsumen IDN Media. Kita sendiri selalu berkomitmen untuk memprioritaskan Timmy dalam hal apapun. Kesehatan mereka, kebahagiaan mereka, performa, produktivitas. Itu yang berulang-ulang kali saya secara pribadi selalu tekankan,” kata Winston memberi keterangan.
 
Baginya, proses hiring talenta baru juga akan sangat berpengaruh pada keberhasilan IDN Media dalam menciptakan budaya kerja yang positif. Untuk itu, Winston menegaskan bahwa proses rekrutmen harus dilaksanakan dengan sangat hati-hati. “Selain itu, kita juga encourage Timmy untuk saling menunjukkan empati. Stay in touch melalui telepon, Whatsapp. Ya, harus diingat: meski 2020 adalah tahun yang berat bagi kita semua, tanamkan pada diri kita bahwa kita akan terus thrive untuk segera keluar dari ketidaknyamanan ini,” ucapnya.