Tak Hanya Media Online, IDN Media Ingin Jadi One-Stop Content Platform

Amelia Rosary Dewi | 7 August 2020

Di tengah maraknya eksistensi media online, menjadi sebuah one-stop content platform telah menjadi suatu kewajiban. Namun, hal itu rupanya belum juga cukup. Winston Utomo, Founder dan CEO IDN Media, membagikan 3 hal lain yang dapat dilakukan oleh perusahaan media agar eksistensinya semakin menguat. Yuk, kita simak!
 
1. Tak hanya jadi one-stop content platform
Besarnya keingintahuan generasi millennial dan z mengenai berbagai topik berita mendorong IDN Media untuk menjadi sebuah one-stop content platform. Tak perlu repot bolak-balik mencari sumber berita yang berbeda, one-stop content platform tentu membuat proses pencarian informasi menjadi lebih efektif dan efisien. “Sederhananya, kita bisa memperoleh berbagai macam berita一dari e-sport, parenting, kesehatan, politik, teknologi, dan yang lain, hanya dalam satu aplikasi,” tegas Winston.
 
Namun, tak cukup dengan menjadi one-stop content platform, sebuah media juga harus berkomitmen untuk menjaga ekualitas informasi. “Dengan menjadi one-stop content platform yang memahami pentingnya demokratisasi informasi, kita sudah berupaya untuk meratakan lingkup peliputan dan penyebaran informasi ke seluruh Indonesia. Melalui apa? Yah, hyperlocal dan komunitas penulis kita yang telah tersebar hampir di seluruh wilayah di Indonesia一jadi, jangan Jakarta sentris,” ujar Winston. 
 
2. Berlanjut ke one-stop marketing platform
Aspek finansial juga merupakan hal yang wajib diperhitungkan oleh tiap perusahaan. Untuk meningkatkan revenue, IDN Media juga menciptakan beberapa sumber pendapatan lain. “IDN Programmatic OOH, IDN Pictures, IDN Creator Network, misalnya, juga merupakan bagian dari IDN Media. Melalui beberapa stream lain ini, kita bisa kolaborasi dengan berbagai macam brand untuk mencapai objektif mereka yang juga beraneka ragam,” terang Winston. 
 
Selain menyediakan banyak pilihan bagi klien, one-stop marketing platform juga dapat menjadi ‘backup’ di kala hal-hal yang tak terduga terjadi. “Tak terbatas di situ, ya, one-stop platform marketing yang dilakukan melalui portal digital pun bisa jadi sumber sokongan dana, misalnya, saat pandemik seperti ini,” pungkasnya sambil menegaskan pentingnya beberapa sumber pendapatan di suatu bisnis.
 
3. Tempat bekerja yang nyaman dan mendukung produktivitas
Memiliki workforce yang didominasi oleh generasi millennial dan z, IDN Media membuka kesempatan berkarir bagi siapa saja. “Terserah, apapun agamamu, rasmu, orientasi seksualmu, asalmu, kalau kamu memang dinilai positif dan pantas jadi bagian dari IDN Media, artinya memang kamu berkapabilitas untuk itu,” ujar Winston, mengingat nilai Diversity is Beautiful memang sudah selayaknya mengakar di IDN Media, sebagai media generasi millennial dan z. 
 
Tak berhenti di situ, IDN Media juga ingin menjadi sebuah perusahaan yang secara konsisten mendukung perkembangan karir setiap Timmy (panggilan untuk karyawan IDN Media). Selain adanya horizontal movement, perpindahan role dari satu divisi ke divisi yang lain, IDN Media ingin menjadi sebuah tempat kerja yang nyaman dan sehat.
 
“Membangun kultur yang positif dapat membantu Timmy untuk menjadi lebih produktif karena mereka tak harus pusing dengan drama yang ada di lingkungan kerja. Tempat yang nyaman juga akan membuat mereka merasa lebih santai, seperti di rumah,” ujar Winston menutup perbincangan.