Timmy of the Month: Kerja Seolah Jadi Hal Paling Tak Menyenangkan?

Amelia Rosary Dewi | 15 July 2020

Datangnya bulan Juli 2020 mengantar kita ke pemilihan Timmy of the Month baru. Ashar Nugraha Febrianto adalah salah satu nama yang ditunjuk menjadi Timmy of the Month pada bulan ini. Business Development Manager Yummy yang satu ini dikenal sebagai pribadi yang proaktif, suka menginisiasi pengembangan suatu fitur atau produk baru buat Yummy, dan memastikan bahwa tiap anggota timnya dapat selalu memberikan performa terbaik mereka. Hal ini sejalan dengan Timmyness nomor 1: “Bringing creativity, sincerity, and passion to the work”, sekaligus Timmyness nomor 7: “Assisting others in the group with their work for the benefit of the group”.

1. Ceritakan tentang role Ashar di IDN Media, dong?

Saya adalah Business Development Manager Yummy. Cari revenue buat kantor itu sudah pasti, ya, tapi di lain sisi kami, para Business Development, juga dituntut untuk mengerti apa yang jadi pain point klien, sehingga kami bisa menyocokkan obyektif mereka dengan inventory perusahaan.  

2. Satu hari tipikal yang biasa dilewati oleh seorang Business Development Manager Yummy…

Pagi datang, lalu ngobrol sama tim. Yah, ngga selalu formal, sih, bahkan bisa juga disambi sarapan di meja. Di obrolan itu, kami juga saling update ada masalah apa, rencana hari itu bagaimana, timeline produksi video Yummy, progres sudah sampai mana, lalu koordinasi dengan tim dapur. Belum lagi bila ada penundaan jadwal tayang video, kami harus diskusi lebih lanjut lagi, kendalanya apa, rencana backup-nya apa. 

3. Apa yang disukai mengenai pekerjaan Ashar? Apa tantangannya?

Menjadi Business Development itu membuat hari lebih berdinamika, tidak monoton. Dengan bertemu dengan orang baru tiap harinya, saya juga bertemu dengan banyak hal baru, tantangan baru. 

Nah, tantangan seperti apa? Orang baru, brand baru, 'kan, punya karakternya masing-masing. Pendekatan tidak bisa kami pukul sama rata, jadi kami harus personalized. Kadang ada yang mintanya tanpa basa-basi, tapi ada juga yang harus ngalor-ngidul dulu. Harus pandai-pandai baca karakter dan situasi.

4. Bagaimana biasanya saat mengomunikasikan suatu masalah dengan Timmy lain?

Saya tak akan langsung bicara, ya, soalnya harus lihat situasi dulu. Apakah masalah tersebut benar-benar masalah, ataukah hanya masalah persepsi? Intropeksi diri dulu juga, lalu baru komunikasi bila memang ada miskomunikasi, misal. Jika terkait pekerjaan, jalur komunikasi yang digunakan juga jalur yang sesuai SOP, seperti 1:1. Kalau masalah personal, sih, ngobrol saja. 

5. Mengapa Ashar bersyukur bisa jadi bagian dari IDN Media?

Banyak alasan. Di sini, saya bisa menemukan kenyamanan dalam bekerja. Porsi pekerjaan yang diberikan pun sesuai, apa yang Timmy (sebutan untuk karyawan IDN Media) lakukan pun diapresiasi. IDN Media juga selalu memosisikan Timmy sebagai the center of all discussions, ya. Yah, intinya saya bersyukur bisa masuk ke dalam sebuah perusahaan yang sedang berkembang karena seiring dengan tiap proses yang dilaksanakan oleh perusahaan untuk berkembang, saya pun dapat semakin mengembangkan kemampuan diri saya. 

 

6 Apa yang biasanya Ashar lakukan untuk bantu Timmy lain ketika mereka ada masalah?

Intinya, tiap pribadi itu ibarat puzzle. Apa yang masing-masing kita pikirkan, bila disatukan, akan saling melengkapi―begitu juga dalam mendiskusikan suatu tantangan. Yah, harus saling bertukar pikiran supaya masalah kelar. Jangan lupa buat backup plan juga. 

7. Apa mimpi Ashar?

Niat jadi pengusaha sendiri itu pasti sudah ada. Paling tidak, 5 tahun ke depan, semoga sudah terealisasi secara serius.

8. Secara teknis, tips apa yang Ashar akan berikan untuk bisa jadi seorang Business Development Manager Yummy dengan kinerja yang optimal dan efektif?

Saya juga belum merasa berkapasitas penuh untuk itu, ya, tapi pasti ada standar bagaimana agar bisa jadi Business Development yang baik. Kerjakan segala sesuatunya sesuai SOP. Itu adalah hal utama yang wajib diperhatikan, tapi jangan jadi Business Development yang terlalu template juga. Be beyond: inovasi, antisipasi. 

Business Development itu bisa dibilang punya hak istimewa. Mengapa? Karena Business Development adalah pihak yang paling memahami apa-apa saja yang terjadi di lapangan, apa-apa saja yang diinginkan oleh klien perusahaan. Hak istimewa ini harus Business Development jadikan guideline untuk memenuhi kebutuhan klien. 

9. Apa yang Normal Baru bawa ke kehidupan Business Development?

Blessing in disguise, sih, mungkin karena kita sudah merupakan online media sejak awal, ya. Adaptasi menuju digitalisasi pun tak begitu berat dilakukan meski pasti adalah satu atau dua hal yang harus diubah. 

Hal tersebut, ‘kan, merupakan salah satu sisi positif IDN Media. Nah, namanya juga dunia sales, jadi harus pandai-pandai meyakinkan klien. Meski dunia sales ini juga tidak bisa diukur secara matematis, selagi kita masih bisa beri solusi atas permasalahan klien, we’ll survive

10. Bagaimana agar tetap happy di tengah-tengah kesibukan di kantor versi Ashar?

Hmm, saya secara pribadi percaya kalau work life balance itu tidak ada variabel pastinya. Buktinya, apa ada formula yang secara eksplisit menyatakan bahwa dengan bekerja 8 jam di kantor, kita pun dapat bersenang-senang selama 8 jam juga di luar kantor? Tidak bisa dipukul rata, tidak ada kalkulasinya. Jangan buat kerja itu sebagai unpleasant time di hidup kita. Kuncinya itu harus bersyukur karena dengan bersyukur, kita akan tetap senang. 

Timmy of the Month adalah sebuah token apresiasi untuk para Timmy yang dapat menerapkan Timmyness secara total, mengambil langkah ekstra dalam melakukan pekerjaan mereka, serta menyebarkan kebaikan ke setiap individu di sekitarnya (ya, it's all about positive vibe), dan memiliki standar integritas yang sangat tinggi.